Mengenai Saya
- FAUZIAH
- Aku hanyalah seoarang manusia yang bisa saja salah dalam setiap kata yang telah aku ucapkan, tulisan yang telah aku buat.jika terdapat kesalahan kata, tanda baca, nama, dsb harap dimaklumi, Sungguh, Allahlah yang maha sempurna dengan segala sesuatu, dan aku hanyalah manusia yang terkadang alfa atas setiap hal yang telah kulalui.
Kamis, 04 Oktober 2012
Rabu, 03 Oktober 2012
Nasehat Al-Allamah Al-Arif Billah Al-Habib Abdurrahman bin Ahmad Assegaf 3
Nasehat Al-Allamah Al-Arif Billah Al-Habib Abdurrahman bin
Ahmad Assegaf
Allah Yang Maha Esa
Allah Maha Kuasa
Hamba yang banyak dosa
Tiap hari dan masa
Allah Yang Maha Esa
Allah Maha Kuasa
Hamba yang banyak dosa
Tiap hari dan masa
Hamba yang sangat hina
Dari air yang hina
Hidup di dunia fana
Tempat bala bencana
Tiada daya upaya
Untuk taat setia
Tak berdaya upaya
Untuk tinggalkan dosa
Allah Maha Penyayang
Merintah dan melarang
Jalan selamat terang
Bagi setiap orang
Hamba yang tidak awas
Hidup di dunia luas
Dunia sedang berhias
Iman banyak terampas
Beri taufik hidayah
Untuk junjung perintah
Beri ilmu ma’rifah
Yakin dan istiqomah
Tetapkan Islam Iman
Tunjukkan kebenaran
Berilah perlindungan
Dari nafsu dan syetan
Agar hamba yang lemah
Jadi ahli ibadah
Ahlul khoiri wassholah
Mati khusnul khotimah
Hidup di dunia luas
Dunia sedang berhias
Iman banyak terampas
Beri taufik hidayah
Untuk junjung perintah
Beri ilmu ma’rifah
Yakin dan istiqomah
Tetapkan Islam Iman
Tunjukkan kebenaran
Berilah perlindungan
Dari nafsu dan syetan
Agar hamba yang lemah
Jadi ahli ibadah
Ahlul khoiri wassholah
Mati khusnul khotimah
Demikianpun pula
Ahli sanak saudara
Dapat terpelihara
Aman dan sejahtera
Ibadah serta taat
Bakti setiap saat
Berpegang dengan kuat
Agama hingga wafat
Tenang tidak tergoda
Oleh harta dan benda
Tetap iman di dada
Dimasa tua muda
Tidak tertipu dunia
Yang indah lezat jaya
Sungguhlah berbahaya
Bagi miskin dan kaya
Dikutip dari Kitab BUNGA MELATI
Karangan :
Al-Allamah Al-Arif Billah Al-Habib Abdurrahman bin Ahmad Assegaf
Dapat terpelihara
Aman dan sejahtera
Ibadah serta taat
Bakti setiap saat
Berpegang dengan kuat
Agama hingga wafat
Tenang tidak tergoda
Oleh harta dan benda
Tetap iman di dada
Dimasa tua muda
Tidak tertipu dunia
Yang indah lezat jaya
Sungguhlah berbahaya
Bagi miskin dan kaya
Dikutip dari Kitab BUNGA MELATI
Karangan :
Al-Allamah Al-Arif Billah Al-Habib Abdurrahman bin Ahmad Assegaf
Nasehat Al-Allamah Al-Arif Billah Al-Habib Abdurrahman bin Ahmad Assegaf 2
Nasehat Al-Allamah Al-Arif Billah Al-Habib Abdurrahman bin
Ahmad Assegaf
Siapapun tertipu, oleh dunia dan nafsu
Tak beriman berilmu, lacurlah sudah tentu
*
Akhir matinya sesat, dosanya sangat berat
Siapapun tertipu, oleh dunia dan nafsu
Tak beriman berilmu, lacurlah sudah tentu
*
Akhir matinya sesat, dosanya sangat berat
Allah dan Malaikat, sangat murka melaknat
*
Ruhnya waktu dicabut, sebagai benang kusut
Susah payah merengut, baru menyesal takut
*
Pintu siksa terbuka, tempat orang durhaka
Sombong bersuka-suka, lepas nafsu merdeka
*
Malaikat penyiksa, siap untuk menyiksa
Dengan gagah perkasa, tiap detik dan masa
*
Pun Neraka Jahannam, berkobar siang malam
Menunggu dan mengancam, siksaan sangat kejam
*
Saat itu melihat, nasib dirinya sesat
Buah yang diperbuat, balasan amal jahat
*
Rantai palu yang besar, menyala dan berkobar
Kelabang serta ular, sangat dahsyat dan besar
*
Ruhnya waktu dicabut, sebagai benang kusut
Susah payah merengut, baru menyesal takut
*
Pintu siksa terbuka, tempat orang durhaka
Sombong bersuka-suka, lepas nafsu merdeka
*
Malaikat penyiksa, siap untuk menyiksa
Dengan gagah perkasa, tiap detik dan masa
*
Pun Neraka Jahannam, berkobar siang malam
Menunggu dan mengancam, siksaan sangat kejam
*
Saat itu melihat, nasib dirinya sesat
Buah yang diperbuat, balasan amal jahat
*
Rantai palu yang besar, menyala dan berkobar
Kelabang serta ular, sangat dahsyat dan besar
*
Berkata Malaikat, engkau ahli maksiat
Tak ibadah tak taat, engkau lupa akhirat
*
Aku diutus Tuhan, untuk beri siksaan
Pada orang melawan, bantah perintah Tuhan
*
Allah Yang Maha Suci, tidak engkau syukuri
Islam agama murni, tidak engkau hormati
*
Lama hidup di dunia, sehat afiat jaya
Mewah bersuka ria, asyik berfoya-foya*
Engkau sudahlah terang, bukan hewan binatang
Tak sujud tak sembahyang, kau kerja yang dilarang
*
Arak minuman keras, dipandang baik pantas
Bercampur kua bebas, tak malu sungguh puas
*
Aurat anggota badan, rela jadi tontonan
Sengaja kau bukakan, terlihat sepanjang jalan
*
Lupakan hari nanti, yang engkau sudah pasti
Akan jumpai mati, hari janji terbukti
Tak ibadah tak taat, engkau lupa akhirat
*
Aku diutus Tuhan, untuk beri siksaan
Pada orang melawan, bantah perintah Tuhan
*
Allah Yang Maha Suci, tidak engkau syukuri
Islam agama murni, tidak engkau hormati
*
Lama hidup di dunia, sehat afiat jaya
Mewah bersuka ria, asyik berfoya-foya*
Engkau sudahlah terang, bukan hewan binatang
Tak sujud tak sembahyang, kau kerja yang dilarang
*
Arak minuman keras, dipandang baik pantas
Bercampur kua bebas, tak malu sungguh puas
*
Aurat anggota badan, rela jadi tontonan
Sengaja kau bukakan, terlihat sepanjang jalan
*
Lupakan hari nanti, yang engkau sudah pasti
Akan jumpai mati, hari janji terbukti
***
Dikutip dari Kitab BUNGA MELATI
Karangan :
Al-Allamah Al-Arif Billah Al-Habib Abdurrahman bin Ahmad Assegaf
Karangan :
Al-Allamah Al-Arif Billah Al-Habib Abdurrahman bin Ahmad Assegaf
Nasehat Al-Allamah Al-Arif Billah Al-Habib Abdurrahman bin Ahmad Assegaf
Nasehat Al-Allamah Al-Arif Billah Al-Habib Abdurrahman bin
Ahmad Assegaf
Ruhnya dicabut segah
Dengan sengit dan marah
Dibawa malaikat
Disumpahi dilaknat
Ruhnya dicabut segah
Dengan sengit dan marah
Dibawa malaikat
Disumpahi dilaknat
Baunya tak kepalang
Lebih dari binatang
Nasib dirinya malang
Celaka sudah terang
Nangis mohon kembali
Ke dunia untuk bakti
Junjung perintah Rabbi
Agama Islam Suci
Tetapi sungguh sayang
Ruhnya telah melayang
Malaikat yang pegang
Tak diizinkan pulang
Matinya sangat nyesal
Haus lapar tak bekal
Berlayar tak berkapal
Dalam siksaan kekal
Badan hangus terbakar
Dalam api berkobar
Menjerit tidak sabar
Sakit digigit ular
Siang malam menjerit
Keras setinggi langit
Ular kelabang gigit
Sangat panas dan sakit
Haus meminta minum
Lapar diberi zakkum
Nanah pelacur mesum
Minuman kafir dzolum
Susah hati dan bingung
Api tetap menggulung
Pukulan tak terhitung
Menjerit minta tulung
Malaikat berkata
Diam jangan berkata
Agama sudah nyata
Tapi kau tuli buta
Aku tidak bersalah
Hanya Allah perintah
Tapi engkau yang salah
Pada Allah membantah
Cukup bersenang-senang
Di dunia malam siang
Berlezat tak kepalang
Tidak dapat dilarang
Di dunia kau habiskan
Nikmat dan kelezatan
Kau terjak hukum Qur’an
Ikuti nafsu syetan
Kau makan enak-enak
Bertepuk sorak-sorak
Tertawa bahak-bahak
Nangislah banyak-banyak
Sekarang kau rasakan
Macam-macam siksaan
Tak dapat keringanan
Tak dapat pertolongan
Ini bagai balasan
Kau punya perbuatan
Api tetap menggulung
Pukulan tak terhitung
Menjerit minta tulung
Malaikat berkata
Diam jangan berkata
Agama sudah nyata
Tapi kau tuli buta
Aku tidak bersalah
Hanya Allah perintah
Tapi engkau yang salah
Pada Allah membantah
Cukup bersenang-senang
Di dunia malam siang
Berlezat tak kepalang
Tidak dapat dilarang
Di dunia kau habiskan
Nikmat dan kelezatan
Kau terjak hukum Qur’an
Ikuti nafsu syetan
Kau makan enak-enak
Bertepuk sorak-sorak
Tertawa bahak-bahak
Nangislah banyak-banyak
Sekarang kau rasakan
Macam-macam siksaan
Tak dapat keringanan
Tak dapat pertolongan
Ini bagai balasan
Kau punya perbuatan
Serta akal pikiran
Tidak engkau gunakan
Telinga mata hati
Tangan dan dua kaki
Amanah Allah Rabbi
Tak kau gunakan bakti
Ilmu agama suci
Tidak kau pelajari
Hingga kau tak mengerti
Titah dan tegah Rabbi
Tak dapat kau bedakan
Mana kufur dan iman
Manakah keridha’an
Manakah murka Tuhan
Ini api jahannam
Penjara sangat kejam
Tempat engkau berdiam
Terima siksa kejam
Menyesal tak berarti
Tangis tak diperduli
Siksaan tiap hari
Tidak hidup tak mati
Dikutip dari Kitab BUNGA MELATI
Karangan :
Al-Allamah Al-Arif Billah Al-Habib Abdurrahman bin Ahmad Assegaf
Telinga mata hati
Tangan dan dua kaki
Amanah Allah Rabbi
Tak kau gunakan bakti
Ilmu agama suci
Tidak kau pelajari
Hingga kau tak mengerti
Titah dan tegah Rabbi
Tak dapat kau bedakan
Mana kufur dan iman
Manakah keridha’an
Manakah murka Tuhan
Ini api jahannam
Penjara sangat kejam
Tempat engkau berdiam
Terima siksa kejam
Menyesal tak berarti
Tangis tak diperduli
Siksaan tiap hari
Tidak hidup tak mati
Dikutip dari Kitab BUNGA MELATI
Karangan :
Al-Allamah Al-Arif Billah Al-Habib Abdurrahman bin Ahmad Assegaf
QASIDAH 'ALA YALLAH BI NADZRAH
ألا يا
الله بنظرة
أَلاَ يَا الله بِنَظْرَة مِنَ الْعَيْنِ الرَّحِيْمـَة
Ya Allah ! limpahkanlah kurnia rahmat-Mu
تُدَاوِي كُلَّ مَا بِي مِنْ أَمْرَاضٍ سَقِيْمَة
Yang dapat menyembuhkan semua penyakit-penyakit yang ada padaku
ألاَ ياَ صَاحِ يا صَاحِ لاَ تَجْزَعْ وتَضْجَرْ
Wahai kawanku! Wahai kawanku! Janganlah engkau gelisah dan jangan bosan
وسَلِّمْ لِلْمَقَادِيْـر كَيْ تُحْمَدْ وتُؤْجـَرْ
Serahkanlah pada takdir agar engkau dipuji dan di beri pahala
وَكُـنْ رَاضِي بِمَا قَدَّرَ المَوْلَى ودَبَّـر
Dan jadilah hamba yang redha atas apa yang telah di takdirkan Allah, dan diaturkanNya
وَلاَ تَسْخَطْ قَضَا اللهِ رَبِّ الْعَرْشِ اْلأَكْبَر
Dan janganlah engkau ingkar akan takdir Allah Tuhan Arsy yang
Maha Besar
وَكُنْ صَابِرْ وَشَاكِرْ
Jadilah engkau orang yang bersabar dan bersyukur
تَكُنْ فَائِزْ وَظَافِـرْ
Maka engkau akan menjadi orang yang berjaya dan menang
وَمِنْ أَهْلِ السَّرَائـِر
Dan menjadi kelompok orang orang ahli sir (rahsia)
رِجَالِ اللهِ مِنْ كُلِّ ذِيْ قَلْبٍ مُنـَوَّرٍ
Yaitu hamba-hamba Allah yang memiliki hati yang bercahaya
مُصَفًّى مِنْ جَمِيْعِ الدَّنَسِ طَيِّبٍ مُطَهَّرٍ
Yang bersih dari segala noda (kotoran hati), baik dan suci
وَذِهْ دُنْيـَا دَنِيـَّة حَوَادِثُهَا كَثِـيْرَة
Dunia ini hina, dan banyak kejadian-kejadiannya
وَعِيْشَـتُهَا حَقِيْرَة وَمُدَّتُهَا قَصـِيْرَة
Dan kehidupan dunia itu hina, serta masa untuk hidup itu singkat
وَلاَ يَحْرِصْ عَلَيْهَا سِوَى أَعْمَى الْبَصِيْرَة
Dan tidak ada orang yang rakus akan dunia melainkan orang yang buta hatinya
عَدِيْمُ الْعَقْلِ لَوْ كَانَ يَعْقِلْ كَانَ أَفْكـَر
Yang tidak berakal, yang apabila ia benar-benar berakal ia akan berfikir
تَفَكِّرْ فِي فَنَاهـَا
Berfikirlah akan dunia yang tidak kekal
وَفِي كَثْرَةِ عَنَاهَا
Dan penderitaannya (dunia) yang banyak.
وَفِي قِلَّةِ غِنَاهـَا
Dan akan kekayaannya (dunia) yang sedikit.
فَطُوْبَى ثُمَّ طُوْبَى لِمَنْ مِنْـهَا تَحَـذَّرْ
Maka beruntunglah dan sungguh beruntung bagi siapa yang berhati-hati dari
pada dunia
وَطَلَّقَهَا وَفِي طَاعَةِ الرَّحْمنِ شَمَرْ
Dan menceraikannya (dunia), dan bersiap-siap menuju kepada ketaatan Allah.
أَلاَ يَا عَيْن جُوْدِيْ بِدَمْعٍ مِنْكِِ سَائِـلْ
Wahai mata! Curahkanlah dari padamu air mata yang mengalir
عَلَى ذَاكَ الْحَبِيْبِ الَّذِيْ قَدْ كَانَ نَازِلْ
Untuk seorang kekasih yang telah di utus (Nabi Muhammad s.a.w.)
مَعَنَا فِي الْمَرَابِعْ وَأَصْبَحَ سَفَر رَاحِلْ
Ia bersama kami dan sekarang telah pergi
وَأَمْسَى الْقَلْبُ وَالْبَالُ مِنْ بَعْدِهِ مُكَدَّر
Maka hati ini setelah kepergiannya menjadi menjadi sedih
وَلكـِنْ حَسْبِيَ الله
Akan tetapi cukup bagiku, Allah
وَكـُلُّ الأَمْرِ للـهِ
Dan segala urusan akan kembali pada Allah
وَلاَ يَبْقَى سِوَى الله
Dan tiada yang kekal kecuali Allah
عَلَى بَشَّارِ جَادَتْ سَحَائِبْ رَحْمَةِ الْبَرّ
Semoga Allah memberikan curahan rahmatnya atas penghuni Bassyar (tiga tempat pengkuburan para Auliya).
وَحَيَّاهُمْ بِرَوْحِ الرِّضـَا رَبِّي وَبَشَّـرْ
Dan semoga Dia (Allah) mencurahkan keredhaannya atas mereka serta memberi khabar gembira
بِهَـا سَادَاتُـنَا وَالشُّيُوْخُ الْعَارِفُوْنَـا
Disana terdapat tuan-tuan dan guru-guru kami yang ‘arif
وَأَهـْلُوْنَا وَأَحْبـَابِ قَلْبِيْ نَازِلُوْنَـا
keluarga kami dan orang-orang yang kami cintai
وَمَنْ هُمْ فِي سَرَائِرِ فُؤَادِيْ قَاِطِنُوْنَـا
Dan mereka orang-orang yang berada dalam lubuk hatiku
بِسَاحَةِ تُرْبِهَا مِنْ ذَكِيِّ الْمِسْكِ أَعْطَر
Mereka berada di tempat yang debunya tercium aroma bau kasturi
مَنَازِلُ خَيْرِ سَادَة
Tempat-tempat persinggahan bagi sebaik-baik manusia
لِكُلِّ النَّاسِ قَادَة
Mereka pemimpin bagi umat manusia
مَحَبَّتَهُمْ سَعَادَة
Dalam mencintai mereka terdapat kebahagiaan
أَلاَ يَا بَخْت مَنْ زَارَهُمْ بِالصِّدْقِ وانْدَر
Sungguh beruntung bagi siapa yang menziarahi mereka dengan tulus dan datang
إِلَيْـهِمْ مُعْتَنـِي كُلُّ مَطْلُوْبِهِ تَيَسـَّرْ
Kepada mereka dengan penuh perhatian maka semua permintaannya akan dipermudahkan
أَلاَ يَا الله بِنَظْرَة مِنَ الْعَيْنِ الرَّحِيْمـَة
Ya Allah ! limpahkanlah kurnia rahmat-Mu
تُدَاوِي كُلَّ مَا بِي مِنْ أَمْرَاضٍ سَقِيْمَة
Yang dapat menyembuhkan semua penyakit-penyakit yang ada padaku
ألاَ ياَ صَاحِ يا صَاحِ لاَ تَجْزَعْ وتَضْجَرْ
Wahai kawanku! Wahai kawanku! Janganlah engkau gelisah dan jangan bosan
وسَلِّمْ لِلْمَقَادِيْـر كَيْ تُحْمَدْ وتُؤْجـَرْ
Serahkanlah pada takdir agar engkau dipuji dan di beri pahala
وَكُـنْ رَاضِي بِمَا قَدَّرَ المَوْلَى ودَبَّـر
Dan jadilah hamba yang redha atas apa yang telah di takdirkan Allah, dan diaturkanNya
وَلاَ تَسْخَطْ قَضَا اللهِ رَبِّ الْعَرْشِ اْلأَكْبَر
Dan janganlah engkau ingkar akan takdir Allah Tuhan Arsy yang
Maha Besar
وَكُنْ صَابِرْ وَشَاكِرْ
Jadilah engkau orang yang bersabar dan bersyukur
تَكُنْ فَائِزْ وَظَافِـرْ
Maka engkau akan menjadi orang yang berjaya dan menang
وَمِنْ أَهْلِ السَّرَائـِر
Dan menjadi kelompok orang orang ahli sir (rahsia)
رِجَالِ اللهِ مِنْ كُلِّ ذِيْ قَلْبٍ مُنـَوَّرٍ
Yaitu hamba-hamba Allah yang memiliki hati yang bercahaya
مُصَفًّى مِنْ جَمِيْعِ الدَّنَسِ طَيِّبٍ مُطَهَّرٍ
Yang bersih dari segala noda (kotoran hati), baik dan suci
وَذِهْ دُنْيـَا دَنِيـَّة حَوَادِثُهَا كَثِـيْرَة
Dunia ini hina, dan banyak kejadian-kejadiannya
وَعِيْشَـتُهَا حَقِيْرَة وَمُدَّتُهَا قَصـِيْرَة
Dan kehidupan dunia itu hina, serta masa untuk hidup itu singkat
وَلاَ يَحْرِصْ عَلَيْهَا سِوَى أَعْمَى الْبَصِيْرَة
Dan tidak ada orang yang rakus akan dunia melainkan orang yang buta hatinya
عَدِيْمُ الْعَقْلِ لَوْ كَانَ يَعْقِلْ كَانَ أَفْكـَر
Yang tidak berakal, yang apabila ia benar-benar berakal ia akan berfikir
تَفَكِّرْ فِي فَنَاهـَا
Berfikirlah akan dunia yang tidak kekal
وَفِي كَثْرَةِ عَنَاهَا
Dan penderitaannya (dunia) yang banyak.
وَفِي قِلَّةِ غِنَاهـَا
Dan akan kekayaannya (dunia) yang sedikit.
فَطُوْبَى ثُمَّ طُوْبَى لِمَنْ مِنْـهَا تَحَـذَّرْ
Maka beruntunglah dan sungguh beruntung bagi siapa yang berhati-hati dari
pada dunia
وَطَلَّقَهَا وَفِي طَاعَةِ الرَّحْمنِ شَمَرْ
Dan menceraikannya (dunia), dan bersiap-siap menuju kepada ketaatan Allah.
أَلاَ يَا عَيْن جُوْدِيْ بِدَمْعٍ مِنْكِِ سَائِـلْ
Wahai mata! Curahkanlah dari padamu air mata yang mengalir
عَلَى ذَاكَ الْحَبِيْبِ الَّذِيْ قَدْ كَانَ نَازِلْ
Untuk seorang kekasih yang telah di utus (Nabi Muhammad s.a.w.)
مَعَنَا فِي الْمَرَابِعْ وَأَصْبَحَ سَفَر رَاحِلْ
Ia bersama kami dan sekarang telah pergi
وَأَمْسَى الْقَلْبُ وَالْبَالُ مِنْ بَعْدِهِ مُكَدَّر
Maka hati ini setelah kepergiannya menjadi menjadi sedih
وَلكـِنْ حَسْبِيَ الله
Akan tetapi cukup bagiku, Allah
وَكـُلُّ الأَمْرِ للـهِ
Dan segala urusan akan kembali pada Allah
وَلاَ يَبْقَى سِوَى الله
Dan tiada yang kekal kecuali Allah
عَلَى بَشَّارِ جَادَتْ سَحَائِبْ رَحْمَةِ الْبَرّ
Semoga Allah memberikan curahan rahmatnya atas penghuni Bassyar (tiga tempat pengkuburan para Auliya).
وَحَيَّاهُمْ بِرَوْحِ الرِّضـَا رَبِّي وَبَشَّـرْ
Dan semoga Dia (Allah) mencurahkan keredhaannya atas mereka serta memberi khabar gembira
بِهَـا سَادَاتُـنَا وَالشُّيُوْخُ الْعَارِفُوْنَـا
Disana terdapat tuan-tuan dan guru-guru kami yang ‘arif
وَأَهـْلُوْنَا وَأَحْبـَابِ قَلْبِيْ نَازِلُوْنَـا
keluarga kami dan orang-orang yang kami cintai
وَمَنْ هُمْ فِي سَرَائِرِ فُؤَادِيْ قَاِطِنُوْنَـا
Dan mereka orang-orang yang berada dalam lubuk hatiku
بِسَاحَةِ تُرْبِهَا مِنْ ذَكِيِّ الْمِسْكِ أَعْطَر
Mereka berada di tempat yang debunya tercium aroma bau kasturi
مَنَازِلُ خَيْرِ سَادَة
Tempat-tempat persinggahan bagi sebaik-baik manusia
لِكُلِّ النَّاسِ قَادَة
Mereka pemimpin bagi umat manusia
مَحَبَّتَهُمْ سَعَادَة
Dalam mencintai mereka terdapat kebahagiaan
أَلاَ يَا بَخْت مَنْ زَارَهُمْ بِالصِّدْقِ وانْدَر
Sungguh beruntung bagi siapa yang menziarahi mereka dengan tulus dan datang
إِلَيْـهِمْ مُعْتَنـِي كُلُّ مَطْلُوْبِهِ تَيَسـَّرْ
Kepada mereka dengan penuh perhatian maka semua permintaannya akan dipermudahkan
Langganan:
Postingan (Atom)














